“Tahsin Dan Tafsir Surat Al Fatihah” Kajian Eksekutif, Pembinaan Karyawan Dan Wakaf Al-Quran Di Hotel Padjadjaran Suites Bogor 26/10/2017

TAHSINUL Quran atau memperbaiki bacaan Alquran adalah indikasi dari keimanan seorang muslim. Karena bacaan yang bagus adalah cerminan rasa keyakinannya kepada wahyu Allah yang agung ini.

Tentang hal ini, Allah SWT berfirman :

الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَتْلُونَهُ حَقَّ تِلَاوَتِهِ أُولَٰئِكَ يُؤْمِنُونَ بِهِ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

“Orang-orang yang diberikan al-Kitab (Taurat dan Injil) membacanya dengan benar. Mereka itulah orang-orang yang mengimaninya. Dan barangsiapa yang ingkar kepada al-Kitab, maka merekalah orang-orang yang merugi.”

Walaupun ayat ini menyinggung kaum Ahlul Kitab yang terdiri dari kaum Yahudi dan Nasrani, tetapi sebagian besar para mufassirin menyebutkan bahwa khitob (seruan) ayatnya bersifat umum. Termasuk di dalamnya juga ditujukan kepada umat Islam yang berkitab sucikan Alqiranulkarim. Hal ini juga diperkuat oleh kaidah ushul fiqh: “Ibrah (pelajaran) itu dilihat dari umumnya lafaz, bukan dari sebab yang khusus.”

Maka itu wajib hukumnya bagi setiap muslim dan muslimah untuk memperhatikan bacaan Alqurannya. Ini dikarenakan tilawah yang baik akan mempengaruhi kualitas ibadah kita di sisi Allah SWT. Contohnya, dalam salat jamaah bagi kaum laki-laki muslim. Bacaan Al-Fatihah yang tidak baik dan berantakan dapat menyebabkan salat jamaah menjadi tidak sempurna yang pada gilirannya akan mempenga ruhi kualitas salat kita di sisi Allah SWT. Diterimakah atau ditolak? Bisa dipastikan dengan tilawah yang tidak beres dan buruk itu ibadah salat kita menjadi cacat dan berpeluang besar tidak diterima di hadapan Allah SWT.

Dengan kata lain, menurut tinjauan ilmu ushul fiqh, mereka yang tidak mau memperbaiki tilawah Alquran menjadi lebih baik dan sesuai dengan kaidah tajwid, maka akan dimasukkan kategori orang-orang yang lalai dan tidak memperdulikan kitabullah ini. Sebagai seorang muslim tentu kita tak ingin dimasukkan ke dalam golongan orang merugi seperti halnya kedua Ahlil Kitab tadi hanya karena lalai dan tidak memiliki ihtimam (perhatian) terhadap kitab suci kita ini.

untuk itu yayasan nun menyeru kepada kaum muslimin agar senantiasa memperbaiki bacaan Al-quran dengan mengadakan kegiatan Tahsin Al-quran seperti yang dilakukan yayasan nun dengan karyawan hotel Padjadjaran Suites bogor. kegiatan ini diisi oleh  ustadz.  Sapriyatna S, S.Ud. pada hari: kamis, 26 oktober 2017 dengan tema: Tahsin Dan Tafsir Surat Al-Fatihah.

semoga dengan adanya kajian ini para jama’ah dan kita semua bisa memperbaiki bacaan Al-Quran kita, agar bisa membacanya dengan baik dan benar.

Melalui kajian ini semoga jama’ah yang hadir dan kita semua mendapat hidayah dan keistiqomahan dalam menjalankan agama ini dengan kemurnian risalah yang dibawa Nabi Muhammad SAW.

Mari bersama-sama kita Raih kemulian dn keberkahan dengan mendukung program yang mulia ini, dengan cara menyalurkan donasi ( infaq, Sedekah & zakat ) anda ke rekening kami berikut ini:
? Mandiri Syari’ah: 705 5205 919
? BNI Syari’ah: 0303 1583 62
✔️ Semua rekening a/n *Nurul Ummah Nusantara Raya*

? Konfirmasi tranfer: 0857 9540 9020 ( Sms/WA )

Kunjungi pula aktifitas kami di:
? www.nurul-ummah.com

? Tebarkan Hidayah Keseluruh Pelosok Nusantara Bersama Nurul Ummah Nusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

linked in share button