Tabligh Akbar Dengan Tema “Belajar Dari Musibah” 11/02/2018

Perjalanan hidup manusia sejak Nabi Adam  hingga sekarang ini tenyata menoreh berbagai macam bekas sejarah yang melukiskan perputaran roda kehidupan manusia dengan segala ronanya, yang pada hakekatnya sejarah tiada pernah henti sampai ajal tiba. Karena sejatinya Alloh  menciptakan langit dan bumi ini dan apa yang ada di antara keduanya adalah dengan ajal yang sudah ditentukan. Semua sejarah yang pernah berlalu harus kita hayati, selami dan pelajari sebagai napak tilas generasi-generasi Rabbani untuk melihat apa yang didapat oleh kaum yang beriman kepada Alloh  dan menyadari akibat dari orang-orang yang mengingkari seruan Ilahi. Itulah yang diserukan di dalam al Qur’an kepada kita umat akhir jaman umat pilihan umat Nabi yang paling mulia Muhammad .

Sekian banyak fenomena alam, termasuk musibah dan bencana yang terjadi di dunia ini secara umum terjadi karena ulah manusia yang telah salah dalam menunaikan amanat ketaatan yang dalam hal ini adalah dalam mengelola dan memelihara alam agar sesuai dan selaras dengan aturan-aturan yang telah Alloh  tetapkan, karena mekanisme alam sudah tidak lagi sesuai dengan fitrah-Nya. Allah subhanahu wata’ala berfirman :

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Alloh merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. ar Rum [30]: 41)

Lalu bagaimana sikap dan langkah kita ketika mendapat musibah? maka sabar dan do’a lah yang harus kita lakukan sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala:

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (QS. Al-Baqarah : 156)

Melihat banyaknya musibah yang terjadi di tanah air, Yayasan NUN mengajak seluruh elemen masyarakat dalam memberikan pengarahan dalam menyikapi musibah yang terjadi melalui Tabligh Akbar, seperti yang dilaksanakan di Masjid Al Barkah, Perumahan PT. Pos Indonesia, pada Hari, Ahad 11 Feb 2018 dengan pemateri Ustadz. Budi Hadiana, S.Pd.I. (MUI Kabupaten Bogor).

Mari bersama-sama kita raih kemulian dan keberkahan dengan mendukung program yang mulia ini, dengan cara menyalurkan donasi  ( infaq, Sedekah & zakat ) anda ke rekening Sehati berikut ini:
*Mandiri Syari’ah : 705 5205 919
*BNI Syari’ah : 0303 1583 62
Semua rekening a/n Nurul Ummah Nusantara Raya atau Klik Link Dibawah ini :

Konfirmasi tranfer: 0857 2382 0576( Sms )                                                                                                                                      *Tebarkan Hidayah Keseluruh Pelosok Nusantara Bersama Nurul Ummah Nusantara

2 thoughts on “Tabligh Akbar Dengan Tema “Belajar Dari Musibah” 11/02/2018

    • July 16, 2018 at 6:47 am
      Permalink

      Bismillah,,
      berbuat dosa merupakan kesalahan individual serta kemaksiatan yang kita lakukan kepada Allah subhanahu wata’ala. dan musibah akan datang jika kita telah terbiasa dengan dosa dan kemaksiatan.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *