Solatlah Dengan Baik

Marilah kita tunaikan solat dengan penuh khusyu’ dan sempurna, dengan demikian surga yang penuh kenikmatan pun rindu memanggil nama kita. Untuk mencapai kesempurnaan tersebut marilah kita berusaha semaksimal mungkin dalam mendirikannya dengan memperhatikan tata cara solat di bawah ini:

  1. Ikhlaskanlah niatmu karena mencari rido Alloh , karena niat Ikhlas adalah salah satu syarat diterimanya amal solatmu. Hadirkan niatmu saat hendak mendirikan solat, agar kau bisa khusyu` dalam mengerjakannya.
  2. Rosululloh mengajarkan agar shof  (barisan solat) itu Hendaklah kita merapatkan kaki-kaki dan bahu-bahu kita sampai seperti saling menyentuh serta mensejajarkan (meratakan) tapak-tapak kaki agar tidak ada shof  yang bengkok. Alloh  akan menyambung rahmat-Nya bagi siapa saja yang menyambung shof  yang putus dan memutuskan rahmat-Nya bagi siapa saja yang memutuskan shof di waktu solat. Shof yang bengkok akan menyebabkan hati-hati yang bertikai dan rapatnya shofshof  di waktu solat akan menutup celah masuknya setan di antara jamaah solat. Rosululloh  bersabda:

“Tidakkah kalian bershof-bershof sebagai-mana para Malaikat bershof-bershof di sisi Robbnya? Kami bertanya, Bagaimanakah para malaikat bershof-shof di sisi Robbnya? Beliau bersabda, Mereka meyempurnakan shof-shof yang pertama dan berapat-rapat di dalam shof.” (HR. Muslim)

Ibnu Mas’ud  berkata: “Dahulu Rosululloh  menyentuh pundak-pundak kami di waktu hendak solat dan bersabda:

“Luruskanlah shof  kalian, jangan sampai bengkok! Jika tidak, maka qolbu-qolbu kalian akan berselisih.” (HR. Muslim)

 

Rosululloh  bersabda:

“Luruskan dan rapatkan shof -shof  kalian, karena aku melihat kalian dari belakangku”. Dahulu, bahu salah seorang kami menempel pada bahu orang di sebelahnya serta kakinya menyentuh kaki orang di sebelahnya.” (HR. Bukhori)

Hadis di atas menunjukkan kewajiban merapatkan bahu dan kaki seseorang ketika solat. Agar shof bisa rapat dengan sempurna, maka setiap orang yang sholat tidak merenggangkan kedua kakinya melebihi lebar bahunya.

  1. Berdirilah menghadap kiblat dengan baik dan arahkan pandangan ke tempat sujud, itu semua akan membantu kekhusyuan dan kesempurnaan solat anda.
  2. Jika anda tidak mampu berdiri, maka duduklah seperti duduk di waktu tasyahud, dan jika tak mampu juga, maka berbaringlah. Semuanya telah Alloh ringankan bagi orang-orang yang tidak mampu melakukannya.
  3. Dirikanlah solat dengan baik dan laksanakanlah seluruh rukun-rukun dan sunnah-sunnah solat dengan sempurna. Dari mulai takbir hingga salam jangan sampai ada yang tertinggal. Kerjakanlah dengan tuma’ninah, jangan tergesa-gesa dan terlalu cepat tanpa jeda waktu tenang setiap bagian gerakan solat. Karena semua itu akan menghilangkan kesempurnaan ibadah kita kepada Alloh .

“Alloh tidak akan memandang solat seseorang yang tidak meluruskan punggungnya antara ruku’ dan sujudnya.” (HR. Ahmad dengan sanad shohih)

Maksudnya adalah orang yang tergesa-gesa bersujud sebelum berdiri sempurna dari ruku’nya.

  1. Hendaknya gerakan seorang makmum dalam solat dilakukan langsung setelah imam melakukannya. Jangan membarengi imam, apalagi mendahuluinya.

Wajib bagi kita mengikuti imam dengan baik dan sempurna, tunggulah sampai imam sempurna mengerjakan setiap bagian gerakan, baru kita langsung mengikutinya. Jika imam telah selesai takbir, barulah kita takbir. Jika imam telah ruku’ dengan rata, maka barulah kita ruku. Jika imam telah sujud dengan tertib hingga menyentuh tanah, maka barulah kita sujud. Begitulah seterusnya, setiap gera-kan solat kita ikuti imam dengan baik. Ingatlah! Mendahului imam akan menda-patkan hukuman yang tidak ringan dari Alloh . Demikian juga halnya ketika seseorang melambat-lambatkan pengiku-tan kepada imam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *