Santunan Bagi Para Yatim Dan Dhu’afa Disekitar Pesantren Nurul Hikmah Mekarjaya 30/06/2018

             

Menyantuni kaum dhu’afa serta yatim merupakan prilaku mulia yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ajarkan kepada kita sebagai ummatnya. Terlebih dibulan suci ini ketika kita bersedekah ikhlash karena Allah maka akan dilipat gandakan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)

Kemudian didalam ayat lain Allah memerintahkan kita agar senantiasa menyantuni kaum miskin dan dhu’afa, sebagaimana firman-Nya dalam surah Al-Isra ayat 26-27:

وَآتِ ذَا الْقُرْبَىٰ حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا  ////  إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ ۖ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا

Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.

Selain itu, menolong saudara kita yang serba kekurangan merupakan prilaku sosial yang patut dicontohkan kepada generasi muda negeri ini, agar mereka menjadi generasi gemilang yang lebih baik lagi. Melihat realita ini, maka Yayasan NUN kembali mengadakan kegiatan sosial berupa santunan untuk para dhu’afa & Yatim serta pembagian mushaf Al-Qur’an jumbo untuk para manula dhu’afa. Kegiatan ini terlaksana pada hari Sabtu, 30 Juni 2018 bertempat di Aula Pesantren Nurul Hikmah, Kp. Sawah, Ds. Mekarjaya, Kec. Ciomas-Bogor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *