Petaka Harta Haram

nurul-ummah.com – Mengetahui hakikat harta merupakan kewajiban seorang muslim. Tidak mengetahui kehalalan sebuah harta menjadi bumerang yang menakutkan. Harta yang seharusnya memberi kebahagiaan justru mendatangkan kesengsaraan dan siksaan. Seseorang yang tidak mengetahui hakikat harta bisa menjadi budak dinar dan dirham.

Berbeda dengan hamba yang memahami hakikat harta dan menggunakannya pada jalan yang benar, maka hal ini akan menjadi tangga baginya meraih kemuliaan dan derajat tinggi di sisi Alloh . Di antara kemuliaan yang Alloh  sediakan untuk mereka yaitu Alloh  menyediakan pintu khusus di surga yang disebut pintu sodaqoh.

Harta pun dapat menyebabkan pemiliknya terancam dengan neraka jika tidak menunaikan haknya. Sebagaimana yang dikabarkan Nabi  bahwa mayoritas penduduk surga adalah orang miskin sewaktu di dunia.

Makna Harta Haram

Harta adalah setiap yang dimiliki oleh individu atau sekelompok orang berupa perhiasan, barang-barang, perabotan rumah, emas, perak atau juga hewan ternak.

Menurut Imam asy-Syafi’i  harta adalah sesuatu yang memiliki nilai, bisa diperjualbelikan, dan nilai tersebut akan terus ada kecuali jika semua orang sudah menganggapnya tidak berguna lagi. Termasuk dalam kategori harta yaitu setiap yang memiliki manfaat dan halal harganya seperti rumah sewa.

Adapun yang dimaksud dengan haram adalah segala sesuatu yang dilarang oleh Alloh  dan Rosul-Nya secara mutlak. Orang yang meninggalkan larangan tersebut akan mendapatkan pahala dan dicatat sebagai orang yang taat. Sedangkan orang yang mengerjakan larangan tersebut akan mendapatkan dosa dan dicatat sebagai orang yang bermaksiat.   Dengan demikian, yang disebut dengan harta haram adalah harta yang diraih dengan cara yang dilarang oleh syariat Islam.

Contohnya transaksi riba, curang dalam jual beli, berjudi, suapmenyuap, korupsi, mencuri,

Dan lain-lain. Ini semua merupakan perbuatan haram dan harta yang diperoleh dengan cara tersebut dikategorikan sebagai harta haram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *