“Peran Orangtua Dalam Mendidik Anak” Kajian Subuh Bertempat Di Masjid Al-Muhajirin 11/03/2018

Pusat pendidikan yang pertama adalah lingkungan keluarga, pendidikan di lingkungan keluarga sangat strategis untuk memberikan pendidikan ke arah kecerdasan, budi pekerti atau kepribadian serta persiapan hidup di masyarakat. Orang tua akan menjadi contoh bagi anak, anak biasanya akan menirukan apa saja yang dilakukan oleh orang tua. Jadi orang tua harus bisa memberikan keteladanan dan kebiasaan sehari-hari yang baik sehingga dapat dijadikan contoh bagi anaknya. Keteladanan dan kebiasaan yang baik itu, sebaiknya diberikan oleh orang tua sejak dari kecil atau kanak-kanak karena hal itu dapat berpengaruh terhadap perkembangan jiwa anak.

Kegiatan Ini Dihadiri Juga Oleh Para Ummahat

Didalam keluarga, ayah merupakan pemimpin yang harus bisa menjadi pendidik bagi istri dan anknya, hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam:

كُلُّكُمْ رَاعٍ، وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، وَاْلأَمِيْرُ رَاعٍ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ، وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ زَوْجِهَا وَوَلَدِهِ، فَكُلُّكُمْ رَاعٍ، وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ.

“Kamu sekalian adalah pemimpin, dan kamu sekalian bertanggung jawab atas orang yang dipimpinnya. Seorang Amir (raja) adalah pemimpin, seorang suami pun pemimpin atas keluarganya, dan isteri juga pemimpin bagi rumah suaminya dan anak-anaknya. Kamu sekalian adalah pemimpin dan kamu sekalian akan diminta pertanggungjawabannya atas kepemimpinannya.”

(Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 893, 5188, 5200), Muslim (no. 1829), Ahmad (II/5, 54, 111) dari Ibnu ‘Umar radhi-yallaahu ‘anhuma. Lafazh ini milik al-Bukhari)

Pendidikan pertama yang harus diberikan kepada anak-anak kita adalah pendidikan tauhid, yaitu bagaimana mentauhidkan Allah, serta laranglah anak dari berbuat syirik. Sebagaimanan nasihat Luqman kepada anaknya,

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika ia memberi pelajaran kepadanya, ‘Wahai anakku! Janganlah engkau memperskutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13)

Melihat pentingnya materi tentang “Mendidik Anak”, maka diperlukan adanya kajian tentang materi tersebut. Seperti kegiatan Kajian Subuh yang sukses dilaksanakan oleh Yayasan NUN yang bekerja sama dengan DKM Masjid Al-Muhajirin, Komplek Taman Pagelaran, Ciomas, Bogor. Pada hari Ahad, 11 Maret 2018 dengan pemateri Ustadz. Wilyudin A.R. Dhani (Ketua 4 DDII Kota Bogor & Praktisi Ruqyah Syar’iyyah)

Mari bersama-sama kita raih kemulian dan keberkahan dengan mendukung program yang mulia ini, dengan cara menyalurkan donasi  ( infaq, Sedekah & zakat ) anda ke rekening Sehati berikut ini:
*Mandiri Syari’ah : 705 5205 919
*BNI Syari’ah : 0303 1583 62
Semua rekening a/n Nurul Ummah Nusantara Raya atau Klik Link Dibawah ini :

Konfirmasi tranfer: 0857 2382 0576 ( whatsapp )  0878 7781 7393 (telpon & sms)

Tebarkan Hidayah Keseluruh Pelosok Nusantara Bersama Nurul Ummah Nusantara!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *