Pembagian Buku Islami Kepada Santri Yatim Di Depok

Didalam ajaran Islam, mereka semua mendapat perhatian khusus melebihi anak-anak yang wajar yang masih memiliki kedua orang tua. Islam memerintahkan kaum muslimin untuk senantiasa memperhatikan nasib mereka, berbuat baik kepada mereka, mengurus dan mengasuh mereka sampai dewasa.  Islam juga memberi nilai yang sangat istimewa bagi orang-orang yang benar-benar menjalankan perintah ini.

Secara psykologis, orang dewasa sekalipun apabila ditinggal ayah atau ibu kandungnya pastilah merasa tergoncang jiwanya, dia akan sedih karena kehilangan salah se-orang yang sangat dekat dalam hidupnya. Orang yang selama ini menyayanginya, memperhatikannya, menghibur dan menasehatinya. Itu orang yang dewasa, coba kita bayangkan kalau itu menimpa anak-anak yang masih kecil, anak yang belum baligh, belum banyak mengerti tentang hidup dan kehidupan, bahkan belum mengerti baik dan buruk suatu perbuatan, tapi ditinggal pergi oleh Bapak atau Ibunya untuk selama-lamanya.

Betapa agungnya ajaran Islam, ajaran yang universal ini menempatkan anak yatim dalam posisi yang sangat tinggi, Islam mengajarkan untuk menyayangi mereka dan  melarang melakukan tindakan-tindakan yang dapat menyinggung perasaan mereka. Banyak sekali ayat-ayat Al-qur’an dan hadits-hadits Nabi saw yang menerangkan tentang hal ini. Dalam surat Al-Ma’un misalnya, Allah swt berfirman:

 أرأيت الذي يكذب بالدين ، فذلك الذي يدع اليتيم ، ولا يحض على طعام المسكين 

“Tahukah kamu orang yang mendustakan Agama, itulah orang yang menghardik anak  yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan kepada orang miskin “ {QS. Al-ma’un : 1-3}

Orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan kepada fakir miskin, dicap sebagai pendusta Agama yang ancamannya berupa api neraka . Dalam ayat lain, Allah juga berfirman :

فأما اليتيم فلا تقهر ، وأما السا ئـل فلا تنهر 

“Maka terhadap anak yatim maka janganlah engkau berlaku sewenang-wenang. Dan terhadap   pengemis janganlah menghardik”.

                                                                                               {QS.  Ad-Dhuha : 9 – 10 ) 

Sedangkan hadits-hadits Nabi saw yang menerangkan tentang keutamaan mengurus anak yatim diantaranya sabda beliau :

أنا وكافل اليتيم فى الجنة هكذا وأشار بالسبابة والوسطى وفرج بينهما شيئا (رواه البخاري ، كتاب الطلاق ، باب اللعان )

“Aku dan pengasuh anak yatim berada di Surga seperti ini, Beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah-nya dan beliau sedikit  merengganggangkan kedua jarinya”.

Dizaman ini terkadang ada  orang yang tidak peduli dengan anak yatim, atau bahkan ada yang menjadikan mereka sebagai bahan olokan, padahal sejatinya anak-anak yatim adalah ladang pahala untuk kita beramal shalih.  salah satu caranya adalah dengan melakukan pembagian buku-buku gratis agar keilmuan mereka terasah dan memiliki wawasan yang luas agar nantinya mereka bisa menjadi pemimpin dimasan depan. seperti yang dilaksanakan oleh yayasan NUN di Asrama Yatim Piatu Manarul Muttaqien Depok, pada hari Rabu, 4 oktober 2017. adapun yang menyerahkan santunan buku islami kali ini adalah ustadz sapritana S.Ud.

dengan diadakannya santunan buku islami tersebut, diharapkan agar mereka bisa memiliki wawasan luas agar kelak bisa berguna bagi agama, nusa dan bangsa.  semoga kita semua bisa menjadi orang-orang yang menyayangi anak-anak yatim dan bisa memberikan sebagian harta kita untuk mereka.

Mari bersama-sama kita Raih kemulian dan keberkahan dengan mendukung program yang mulia ini, dengan cara menyalurkan donasi

( infaq, Sedekah & zakat ) anda ke rekening kami berikut ini:
? Mandiri Syari’ah: 705 5205 919
? BNI Syari’ah: 0303 1583 62
✔️ Semua rekening a/n *Nurul Ummah Nusantara Raya*

? Konfirmasi tranfer: 0857 9540 9020 ( Sms/WA )

Kunjungi pula aktifitas kami di:
? www.nurul-ummah.com

? Tebarkan Hidayah Keseluruh Pelosok Nusantara Bersama Nurul Ummah Nusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

linked in share button