MITOS SEPUTAR ANGKA-ANGKA KERAMAT & MITOS TENTANG TEMPAT-TEMPAT KERAMAT

Mitos Angka 13 dan angka 4

Angka 13 dianggap banyak orang sebagai angka sial. Oleh karena itu, banyak sekali maskapai penerbangan, hotel, rumah sakit atau gedung-gedung bertingkat tidak ada tempat duduk atau lantai ke-13. Dalam mitos Eropa kuno, angka 13 adalah angka kesialan. Bahkan di Barat, angka 13 dijadikan maskot film horor terkenal yaitu “Friday The 13th”.

Mereka sangat takut bepergian di hari ke-13, lebih lagi jika bertepatan dengan Jumat. Orang yang takut terhadap angka 13 disebut triskaidekaphobia. Tokoh-tokoh barat seperti: mantan presiden AS Franklin D Roosevelt ternyata tidak pernah bepergian pada tanggal 13. Ia juga menghindari hal-hal yang berbau 13 seperti menjamu tamu yang jumlahnya 13 orang, menaiki gedung di lantai 13, dan lain sebagainya.

Napoleon, Stephen King, dan presiden Herbert Hoover mereka percaya kalau angka 13 merupakan angka yang membawa sial bagi mereka.

Jika kita cermati, di Indonesia pun mulai disemarakkan mitos angka 13 dengan munculnya film horor “Lantai 13”. Selain itu, sekarang mulai banyak gedung-gedung tinggi yang tidak mempunyai lantai 13, tidak ada kamar nomor 13 dan tempat duduk nomor 13.

Angka 4 ternyata juga dianggap angka sial karena merupakan hasil penjumlahan dari dua angka tersebut, 1+3 = 4. Gedung-gedung yang memiliki lantai 4 kemudian akan menggantinya dengan 3A. Semua itu karena mitos yang berasal dari setan.

Angka 666

Mitos angka 666 sangat berkembang di dunia mistik. Angka 666 dalam angka Romawi adalah DCLXVI.  Dalam arti kata lain, angka 666 tersebut telah dapat mewakili seluruh angka yang terdapat dalam angka Romawi (D = 500, C = 100, L = 50, X = 10, V = 5, I = 1). Angka 666 dalam bahasa Latin bisa diartikan sebagai DIC LVX = “dicit lux” – suara cahaya. Setan dalam bahasa Latin sering diberi nama sebagai Lucifer (Lux Ferre) atau si pembawa cahaya. Dalam istilah Astrologi disebut juga sebagai Bintang Fajar atau Venus atau planet keenam terbesar dalam tata surya kita.

Semua yang buruk dan jahat konon mempunyai kaitannya dengan angka 666 seperti roulet, apabila semua angka di meja roulet dijumlahkan akan berjumlah 666. Berzina itu dosa besar maka dari itu angka 666 dalam bahasa Yunani merepresentasikan XES (sex terbalik) atau ? ? ? (Chi Xi Sigma) sebab dalam bahasa Yunani maupun Ibrani abjad mereka itu juga identik dengan angka. Begitu juga dengan nama dari Kaisar Nero dalam bahasa Ibrani ini bisa ditulis dengan angka 666 (Neron Kesar). Racun yang mematikan adalah racun 666 yaitu racun hexachloride yang diambil dari formula kimia C6H6Cl6.

Hal inilah yang menyebabkan angka 666 selalu diidentikkan dengan Satanisme atau hal-hal yang berbau pemujaan setan sehingga dikeramatkan. Asal muasal mitos tersebut adalah dari aliran sihir Kabalah Mesir yang kemudian diadopsi oleh gerakan zionisme.

Kuburan

Banyak sekali kuburan yang dikeramatkan oleh masyarakat Indonesia seperti:

  • Makam Ratu Galuh alamMangku di tengah Kebun Raya, Bogor. Banyak warga yang berziarah ke makam ini dengan tujuan ngalap berkah dari kuburan tersebut. Mereka meyakini dengan ziarah ke tempat keramat tersebut akan menambah keberkahan.
  • Makam Roro Mendut dan Pronocitro di Sleman, Jogjakarta. Makam ini banyak diyakini mendatangkan keberkahan. Para pengalab berkah harus melakukan tiga ritual. Pertama, mereka harus membawa sesajen berupa rokok karena Roro Mendut dulu seorang pedagang rokok yang sukses. Selain rokok juga kembang setaman, dan kemenyan untuk dinyalakan di depan pusara Roro Mendut. Setelah itu, baru berdoa sesuai dengan permintaan masing-masing. Kedua, mereka harus mengelilingi makam searah jarum jam sebanyak 1x. Ketiga, mereka harus berhubungan lawan jenis baik suami istri atau bukan sebagai simbol penyatuan jiwa sebagaimana dulu ketika Roro Mendut dan Pronocitro bercinta.
  • Makam Imogiri, yaitu makam raja-raja Mataram Islam termasuk juga makam raja-raja di keraton Surakarta dan Jogjakarta. Letaknya di Imogiri, Bantul, Jogjakarta. Para pengunjung makam ini diharuskan memakai pakaian adat Jawa. Di kompleks makam tersebut terdapat 4 gentong yang diyakini airnya penuh keberkahan bagi siapa saja yang meminum darinya. Bahkan, digunakan sebagai sarana mencari kesembuhan bagi para pengunjung.

Masih banyak makam keramat di Indonesia yang tidak disebutkan. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki makam yang dikeramatkan berdasarkan cerita mitos dan khurofat masing-masing.

Candi merupakan tempat keramat yang banyak dikunjungi masyarakat. Bukan hanya umat Hindu saja, banyak orang yang mengaku beragama Islam pun sering menziarahi candi-candi untuk ngalap berkah.

Banyak sekali candi-candi yang dikeramatkan. Di wilayah Jogjakarta dan sekitarnya saja, paling tidak ada sepuluh candi, seperti: Candi Borobudur, Prambanan, Muara Takus, Wukir, Kalasan, Gedongsongo, Mendut, Sewu, Pawon, dan Ngawen. Adapun di Jawa Timur juga tak kalah banyaknya, seperti: Candi Kidal, Jago, Singasari, Penataran, Sawentar, Sumberjati, Tegawagi, dan lain-lain. Setiap candi mempunyai mitos dan khurofat masing-masing.

Gunung, Goa dan Pantai.

Banyak gunung yang penuh dengan mitos. Seperti gunung Merapi (Magelang-Jateng) dengan mitos istana jin dan pasar jinnya. Gunung Kemukus (Sragen-Jateng) dengan mitos berhubungan seks sebanyak tujuh kali dengan pasangan yang sama di tempat terbuka jika ingin kaya dengan jalan pintas.

Adapun Goa seperti Goa Jepang di Bandung, Goa Gong di Pacitan Jatim, Goa Jatijajar di Kebumen, Goa Ngerong di Tuban Jatim semuanya juga punya mitos tersendiri.

Sedangkan pantai yang penuh mitosnya seperti pantai Parangtritis-Yogyakarta, Pantai Pangandaran-Ciamis. Pantai Ujung Genteng-Sukabumi, pantai Karang Bolong, Banten. Mitos Nyi Roro Kidul sering disematkan pada pantai-pantai tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *