Menjaga Sunnah-Sunnah Rasulullah Dalam Kehidupan Sehari-Hari 18/07/2018

Menjaga Sunnah Rasul merupakan keutamaan yang sangat mulia jika dilakukan oleh setiap hamba, sebab siapa yang menghidupkan sunnah Rasul berarti dia telah menghidupkan Agama Allah subhanahu wata’ala. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

مَا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَىٰ رَسُولِهِ مِنْ أَهْلِ الْقُرَىٰ فَلِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ ۚ وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (dari harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya. (Al-Hasyr: 7) 

Melihat pentingnya menjaga sunnah Rasul maka Yayasan NUN kembali mengadakan kajian Islami bertempat di Lapas Paledang Bogor pada hari Rabu, 18 Juli 2018 dengan pemateri Ustadz, Sapriyatna Salmani, S.Ud.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *