“Manajemen Hati Ayub ‘Alaihissalam” Kajian Pagi Bersama Yayasan NUN Bertempat Di Taman Wisata Aldepos 12/03/2018

Hati adalah Pemimpin bagi diri seorang hamba. Apabila hati baik, maka jasad pun akan baik dan begitu pun sebaliknya. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599)

Dalam kehidupan terkadang hati tidak selalu sabar dalam menyikapi ujian yang Allah subhanahu wata’ala berikan, ada saja rasa keluh-kesah yang kita lakukan terhadap kesukaran yang kita terima. Namun apabila kita mengingat kembali kisah nabi Ayub ‘alaihissalam, betapa besar ujian yang Allah berikan kepada beliau. Adapun ujian yang Allah berikan saat itu diantaranya:

  1. Ditinggal oleh anak-anaknya yang berjumlah 11 orang karena wafat
  2. Semua harta bendanya habis terbakar, termasuk kebun anggurnya
  3. menderita sakit kudis yang sangat parah selama 7 tahun
  4. Ditinggalkan oleh istrinya karena tidak sanggup mengurus Nabi Ayub ‘Alaihissalam

وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَى رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ (83) فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَى لِلْعَابِدِينَ (84) 

dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya, “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.

Jika kita masih mengeluh dengan ujian yang kita dapatkan, maka ingatlah kisah Nabi Ayub yang insya Allah akan menjadikan kita pribadi yang sabar dan ikhlash dalam menghadapi ujian. Karena pentingnya materi tentang “Manajemen Hati Nabi Ayub”, maka Yayasan NUN kembali mengadakan kajian Islami serta pembinaan bertempat di Taman Wisata Aldepos pada hari senin, 12 Maret 2018 dengan pemateri Ustadz. Sapriyatna Salmani, S.Ud.

Mari bersama-sama kita raih kemulian dan keberkahan dengan mendukung program yang mulia ini, dengan cara menyalurkan donasi  ( infaq, Sedekah & zakat ) anda ke rekening Sehati berikut ini:
*Mandiri Syari’ah : 705 5205 919
*BNI Syari’ah : 0303 1583 62
Semua rekening a/n Nurul Ummah Nusantara Raya atau Klik Link Dibawah ini :

Konfirmasi tranfer: 0857 2382 0576 ( whatsapp )  0878 7781 7393 (telpon & sms)

Tebarkan Hidayah Keseluruh Pelosok Nusantara Bersama Nurul Ummah Nusantara!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *