Kajian Riyadhus Shalihin BAB 16 bertempat di Warung Islami Bogor 11/07/2018

Sebagai seorang muslim, kita diwajibkan untuk memlihara sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan adab-adabnya, sebagaimana yang Allah subhanahu wata’ala firmankan kepada kita:
قال اللَّه تعالى: { وما آتاكم الرسول فخذوه، وما نهاكم عنه فانتهوا } .

Allah Ta’ala berfirman: “Apa saja yang diberikan oleh Rasul kepadamu semua, maka ambillah itu -yakni lakukanlah- dan apa saja yang dilarang olehnya, maka hentikanlah itu.” (al-Hasyr: 7)

Melihat ayat diatas, maka semua yang diperintahkan oleh Rasul kita Muhammad adalah sebuah kewajiban yang harus ditaati dan dilaksanakan, sebab sejatinya yang Rasul perintahkan kepada ummatnya merupakan perintah Allah juga, sebagaimana Allah subhanahu wata’ala berfirman:

قل إن كنتم تحبون اللَّه فاتبعوني يحببكم اللَّه، ويغفر لكم ذنوبكم

Katakanlah -hai Muhammad, jikalau engkau semua mencintai Allah, maka ikutilah aku, maka Allah tentu mencintai engkau semua dan akan mengampuni dosa-dosamu.” (Ali-Imran: 31)

Ayat diatas memperkuat bahwa Nabi besar Muhamad shallallahu’alaihi wasallam adalah utusan serta kekasih Allah yang diberikan wahyu oleh Allah, sehingga menjadikan perkataan dan perbuatan Rasulullah tidak keluar dari wahyu Allah subhanahu wata’ala.

Melihat pentingnya materi tentang “Menjaga Sunnah Dan Adab-Adabnya”, maka Yayasan NUN kembali mengadakan kajian karyawan bertempat di Warung Islami Bogor pada hari Rabu, 11 Juli 2018 dengan pemateri Ustadz, Sapriyatna Salmani, S.Ud.

Semoga dengan kajian ini bisa menambah wawasan karyawan dan kita semua dalam menjaga sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *